Panduan Memilih Genset untuk Usaha — Anti Salah Watt

Listrik sering padam dan bikin usaha berhenti? Genset jadi penyelamat. Tapi salah pilih watt malah buang uang. Panduan dari Lapak Perkakas Samarinda ini membantu Anda memilih genset yang tepat.

1. Hitung Dulu Kebutuhan Watt Anda

Ini langkah paling penting. Jumlahkan watt semua alat yang dinyalakan bersamaan, lalu tambah cadangan 20–30%.

AlatPerkiraan Watt
Lampu LED (per titik)10–20 watt
Kulkas / showcase100–300 watt (lonjakan saat start)
Blender / mixer300–600 watt
Pompa air200–500 watt (lonjakan saat start)
Rice cooker300–700 watt
Kipas / AC ½ PK60 watt / ~400 watt

⚡ Hati-hati lonjakan start

Alat bermotor (kulkas, pompa, kompresor) menarik 2–3× watt normal saat pertama nyala. Jangan pilih genset pas-pasan — selalu kasih cadangan. Total kebutuhan 1500 watt? Ambil genset 2000–2200 watt.

2. Bensin vs Solar (Diesel)

AspekGenset BensinGenset Solar/Diesel
Harga unitLebih murahLebih mahal
Bahan bakarLebih borosLebih irit
BobotRingan, portabelBerat
Daya umum800 – 5000 watt5000 watt ke atas
Cocok untukUMKM, toko, pemakaian sesekaliDaya besar, pemakaian lama/rutin

Untuk kebanyakan usaha kecil–menengah, genset bensin sudah cukup dan paling hemat di harga beli.

3. Fitur Penting yang Wajib Dicek

🔇 Genset untuk warung & kafe

Kalau usaha Anda di area ramai/pemukiman, genset silent sangat layak. Genset open type yang berisik bisa mengganggu pelanggan dan bikin tetangga komplain.

4. Rawat Genset Biar Awet

  1. Ganti oli rutin sesuai jam pemakaian (cek buku manual).
  2. Panaskan genset secara berkala walau jarang dipakai.
  3. Jangan isi bensin saat mesin panas/menyala.
  4. Bersihkan filter udara agar pembakaran optimal.
  5. Simpan di tempat kering & berventilasi — jangan dalam ruangan tertutup saat menyala (bahaya CO).

⚙️ Mau genset yang pas untuk usaha?

Sebutkan alat apa saja yang mau dinyalakan, tim kami bantu hitung watt & rekomendasikan genset yang tepat. Stok ready di Samarinda.